Gonaives - Haiti. Di tengah –
tengah kesibukannya melaksanakan berbagai kegiatan konstruksi seperti kegiatan
perbaikan jalan dan pembuatan jembatan serta kegiatan sehari – hari yang
bersifat rutinitas seperti pemeliharaan kebersihan pangkalan, perawatan dan
perbaikan kendaraan dan alat berat, para prajurit yang tergabung dalam Satgas
Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-B/MINUSTAH tetap senantiasa memelihara dan
meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang
salah satunya melalui kegiatan pembinaan mental bagi seluruh prajurit.
Kegiatan bintal ini rutin dilaksanakan setiap hari selasa
dan kamis malam. Bagi anggota yang beragama muslim, kegiatan pembinaan mental
dilaksanakan di Masjid Bhinneka Tunggal Ika, Bumi Garuda camp. Sedangkan bagi
anggota yang beragama Nasrani dan Hindu, kegiatan pembinaan mental dilaksanakan
di ruang rapat staf dan di ruang rekreasi.
Menurut Komandan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-B/MINUSTAH, Letkol Czi Arief Novianto mengatakan bahwa kegiatan pembinaan mental bagi seluruh prajurit baik yang beragama Muslim, Nasrani maupun Hindu akan dilaksanakan secara rutin, terjadwal dan terkoordinir dengan baik, hal ini dimaksudkan agar seluruh prajurit selalu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan pemahaman agama yang mendalam dan diwujudkan dalam kegiatan sehari - hari maka akan timbul suasana saling menghormati, disiplin, kerja keras, semangat pantang meyerah serta berpegang teguh terhadap norma - norma hukum maupun agama. Selain itu ada beberapa niali tambah yang dapat dipetik dari kegiatan pembinaan mental ini yaitu sebagai media untuk menjalin keakraban antar prajurit dan sebagai wadah menimba ilmu dan pengetahuan bagi anggota.
Khusus bagi prajurit yang beragama Muslim, kegiatan pembinaan mental dilakukan dengan yasinan bersama dan dilanjutkan dengan pemberian Kultum (kulaih tujuh menit) yang dilaksanakan selepas Sholat maghrib. Dalam cermah kultum, Kopda Mar Haji Indra selaku Imam masjid berpesan agar dimanapun kita bertugas dan dalam keadaan apapun kita harus selalu ingat pada-Nya dan memohon petunjuk kepada-Nya sereta kewajiban Sholat 5 waktu jangan sampai ditinggalkan. Acara kemudian diakhiri dengan kegiatan Sholat Isya secara berjamaah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar